Sedikit ceritaku tentang kesempatan masuk secara gratis dan tinggal sementara di Taiwan. Mungkin kamu salah satu orang yang butuh informasi ini untuk keberangkatanmu ke Taiwan. Bulan September lalu, Allah memberikan aku kesempatan untuk berkunjung ke Taiwan selama satu pekan. Dan tentunya, kesempatan ini tidak aku sia-siakan. Aku pun segera menyiapkan semua berkas yang diperlukan untuk kepergianku dan mengatur kebutuhanku untuk di negeri sebrang. Tak terlupa persiapan izin tinggal yaitu visa. Karena Taiwan bukan negara di Asia Tenggara, maka kami perlu membuat visa Taiwan. Jauh-jauh hari aku mempersiapkan semua perihal pembuatan visa, menyiapkan uang, mencari tahu berkas-berkas yang diperlukan, menanyakan keberadaan teman-teman di Jakarta untuk tempat numpang selama membuat visa, mengecek tiket transportasi dari Solo ke Jakarta, mencari tahu transport lokal ke lokasi kedubes, dan berbagai printilannya. Aku berharap sepulang KKN bisa segera membuat visa. Qadarullah, ada sedikit kendala sehingga pembuatan pasport rekanku tertunda dan berdampak pada pembuatan visa kami yang tertunda.
Tiga pekan sebelum keberangkatan, berkas mulai kami kumpulkan. Karena kami belum tahu secara detail informasi pembuatan visa, aku pun mencari-cari informasi di internet. Aku cari informasi berkas-berkas visa ke Taiwan di website resmi Kedubes Taiwan di Indonesia https://www.roc-taiwan.org/id_en/index.html. Tak lupa juga aku mencari review tentang membuat visa Taiwan. Ketika aku membaca informasi dari berbagai sumber di internet, akhirnya aku menemukan informasi di website https://www.roc-taiwan.org/id_en/post/2145.html , betapa senangnya karena ada peluang untuk masuk Taiwan secara GRATIS. Lumayan kan hemat 650ribuan bahkan lebih. Selain itu, kita ga perlu capek-capek ke Jakarta buat ngurus free entry itu, cukup apply secara online dan bisa cetak sendiri. Dengan sangat antusias aku baca semua teknisnya. Free entry ke Taiwan ini namanya Travel Authorization Certificate yang diperuntukkan bagi warga negara India, Indonesia, Myanmar, Filipina, Vietnam, Kamboja, dan Laos. Kurang lebih begini persyaratannya :
1. Berasal dari warga negara yang telah disebutkan di atas
2. Paspor harus memiliki sisa validitas setidaknya enam bulan mulai dari tanggal kedatangan di Taiwan.
3. Harus memiliki tiket pesawat atau kapal maju / pulang.
4. Tidak pernah dipekerjakan sebagai blue collar worker di Taiwan.
Selain itu, kita perlu memiliki dokumen Australia, Kanada, Jepang, Korea, Selandia Baru, negara Uni Eropa dan Schengen, Inggris, atau Amerika Serikat berupa Kartu atau status residen atau penduduk tetap yang valid, Visa masuk yang valid (visa elektronik harus dicetak), Kartu penduduk atau visa yang telah kedaluwarsa kurang dari 10 tahun sebelum tanggal kedatangan di Taiwan, visa masuk atau kartu penduduk yang dikeluarkan oleh ROC dalam 10 tahun terakhir dan tidak memiliki catatan penyimpangan imigrasi atau pelanggaran hukum di Taiwan.
Dikarenakan dalam satu tahun terakhir aku pernah berkunjung ke Jepang dan memiliki visa Jepang, jadi aku masuk kriteria ini. Dan sertifikat ini hanya berlaku selama 14 hari terhitung sejak kamu mendarat di Taiwan. Yah, aku juga ga mau lama-lama sih di Taiwan, tekor duitnya.
Selanjutnya kita perlu klik https://niaspeedy.immigration.gov.tw/nia_southeast, lalu pilih bahasa yang kamu inginkan. Inti tulisannya sama seperti yang di website ROC. Klik next
Lalu muncul prosedur di bawah ini. Cukup jelas yaa prosedurnya. Klik next
Muncul lagi syaratnya, klik next. Lalu akan muncul isian-isian yang perlu diisi sesuai apa yang dialami.
Setelah ngisi, klik next dan akan muncul sesuai dengan data-data yang kamu isi. Selanjutnya, tinggal apply dan download TAC-nya.
Kalau TAC-ku kemaren seperti ini.
Setelah kamu download, kamu perlu cetak TAC dan jangan lupa bawa pasport di keberangkatanmu.
Okay bonus fotoku di Taiwan. Hehe.
Kalau ada yang ingin sharing silakan komentar di bawah yakk.







No comments:
Post a Comment
Tuliskan komentar yang positif dan informatif.